Semakin Dibutuhkan, Jokowi Berharap Perguruan Tinggi Buka Jurusan Retail/Logistik

shares |




Perguruan tinggi kini semakin dituntut untuk menghasilkan SDM yangberkualitas bagi bangsa. Hal ini lantaran dengan pendidikan yang cukup baik maka sember daya manusia di Indonesia tentu saja akan memberikan kontrubusi yang lebih baik lagi. Banyak sekali jurusan di perguruan tinggi yang menjadi acuan sesorang untuk mencari kerja. Hal ini karena tentu saja setiap orang ingin bekerja sesuai dengan keahlian dan kemampuan yang ia miliki. 

Di era yang modern ini pemerintah sangat membutuhkan adanya tenaga ahli yang berkaitan dengan retail atau logistik. Namun di perguruan tinggi tak ada jurusan yang berkaitan dengan hal itu. Oleh karena itu Presidan Joko Widodo berharap sekaligus menantang Perguruan Tinggi yang ada di Indonesia untuk menciptakan jurusan yang berhubungan dengan retail ataupun logistik. 

"Di universitas juga harus mulai berani mengubah. Kenapa enggak ada jurusan logistik, retail, yang itu sangat dibutuhkan saat ini," kata Presiden Jokowi dalam acara Konferensi Forum Rektor Indonesia Tahun 2017 di Gedung JCC Senayan, Jakarta beberapa waktu yang lalu. 

Seperti yang kita ketahui sekarang ini informasi dapat diperoleh dengan sangat mudah. Bahkan untuk melakukan transaksi melalui media online pun sudah sangat wajar dan dianggap biasa. Oleh karena itu Presidn Joko Widodo memberikan tantanggan agar Perguruan Tinggi dapat memberikan sebuah pendidikan yang baik di bidang jual beli online. Hal ini dilakukan Joko Widodo agar Perguran Tinggi dapat menemukan sebuah peluang yang sedang berkembang di Indonesia. Sehingga Indonesia tak akan ketinggalan dan ikut bersaing dengan negara - negara besar lainnya. 

"Kita harus lihat DNA kita apa, sehingga apa yang kita kembangkan sesuai dengan kita. Saya pikir kita kembangkan seni budaya, yang dikaitkan dengan ekonomi pariwisata. Saya lihat di negara lain kalau ada acara, enggak ada tari-tari seperti kita. Di kita mau cari tarian apapun dari Sabang sampai Merauke, ini kekuatan menurut saya," tutur Presiden Jokowi.

Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar