Sejarah Mataram kuno

shares |

Sejarah Kerajaan mataram kuno tepatnya terletak di Desa canggal sebelah barat Magelang dengan rajanya yaitu sanjaya, kerajaan Sanjaya sendiri  perrnah menjalin hubungan baik untuk memperluas kerajaan dan agar terjadinya hubungan hindu dan budha yang terjalin baik maka mereka bersepakat menikahkan Rakai pikatan dari keturunan raja sanjaya dan Pramodawardhani yang masih keturunanan  sayleindra. Tapi ternyata adik dari Pramodawardhani tidak setuju dengan pernikahan ini,adiknya bernama Balaputradewa,dan karena rasa tidak suka ini Balaputra dewa menyerang Rakai pikatan tapi ternyata Rakai pikatan bisa mengalahkan Balaputra dewa.

 
Kemudian Rakai pikatan membangun candi  Roro jonggrang(Prambanan ) bercorak Shiwa, nah kita semua pasti ingat dengan legenda candi Roro jonggrang ,cerita ini sangat fenomenal ,dan sudah pernah di buat film layar lebar....saya yakin dari nenek-nenek  sampai anak anakpun sudah tahu tentang cerita yang sangat menarik ini,sedikit saya akan mengingatkan kembali tentang legenda ini. Pada masa pemerintahan parambanan ada raja yang bernama Prabu soko yang memiliki putrinya yang sangat cantik kemudian dari kerajaan perbatasan prambanan yaitu kerajaan singging memiliki seorang pangeran yang bernama Bandung bondowoso yang tertarik dengan kencantikan Roro jonggrang sehingga dia jatuh hati dan melamar Roro jonggrang tapi sayang dalam hati Roro sendiri tidak mau menerima lamaran bandung bondowoso karena Roro merasa sakit hati pada bondowoso yang telah membunuh ayah Roro (wanita mana yang tidak sakit hati?), untuk menolak lamaran pangeran tersebut akhirnya Roro membuat syarat,tapi syarat tersebut tidak bisa di penuhi pangeran dan karena marah akhirnya Roro di kutuk pangeran menjadi candi yang ke seribu.

Kembali ke sejarah kerajaan mataram kuno,setelah Rakai pikatan meninggal dan di gantikan keturunannya yaitu Mpu sindok,pada masa pemerintahan Mpu sindok inilah kerajaan mataram di pindahkan ke jawa timur,karena di daerah jawa tengah sering terjadi letusan gunung merapi,setelah raja sindok meninggal dunia di gantikan oleh Dharmawangsa, dan Dharma wangsa sendiri pernah  ingin memindahkan pusat perdagangan di sriwijaya dan mencoba menaklukan Sriwijaya tetapi usahanya gagal,sehingga yang terjadi adalah penyerangan kerajaan sriwijaya yang mengakibatkan hancurnya kerajaan Dharma wangsa. 

Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar