Intip 5 Sistem Pendidikan Negara Tetangga yang Terbukti Mnecerdaskan

shares |



Sistem pendidikan di Indonesia selama ini memang terlalu berpatok pada nilai yang diperoleh siswa dalam suatu pelajaran. Hal ini nyatanya membuat siswa akan semakin sulit untuk berkembang. Karena untuk mencapai sebuah kesuksesan atau kreatifitas, seorang siswa harusnya tak dibatasi dengan adanya sebuah nilai bagus sebagai bentuk kebanggaan. 

Hal ini sangat jauh berbeda dengan sistem pendidikan yang ada di negeri tetangga yang terbukti lebih mencerdaskan seorang siswa atau anak. Berikut ini adalah 6 sisitem pendidikan yang diterapkan di negeri tetangga dan mampu mencerdaskan anak lebih baik. 

1. Di Jepang  Anak Diajarkan Cara Berkebun dan Sikat Gigi yang Benar

Berbeda dengan Indonesia anak TK akan lebih diajarkan untuk berhitung dan membaca. Sistem pendidikan di TK Jepang anak akan lebih dibiarkan untuk menikmati masa masa bermain dan mengenali lingkungan sekitar. Baru ketika SD anak-anak tersebut akan muali diajarkan untuk membaca, menulis dan berhitung

2. Di Finlandia Anak Baru Sekolah Saat Berumur 7 Tahun 

Sistem pendidikan di Finlandia menerapkan bahwa anak akan mulai bersekolah pada umur 7 tahun. Mereka sangat memahami benar bahwa diusia balita anak anak masih ingin menghabiskan hari harinya dengan bermain. Apabila dipaksakan untuk membuat anak belajar ketika balita justru akan membuat cara berpikir anak menjadi kurang efektif. 

3. Di Singapura Sebelum Memulai Kelas, Siswa Akan Melakukan sesi Tanya Jawab 

Sistem pembelajaran ini tentu saja sangat efektif karena dengan begitu akan membuat siswa semakin mengeksplore apa yang ingin diketahui. Selain itu dengan begitu guru juga akan semakin dimudahkan karena tak harus menjelaskan panjang lebar hingga membuat para muridnya menjadi bosan. Selain itu murid juga akan memiliki keberanian yang cukup baik jika sudah dibiasakan untuk bertanya kepada guru secara langsung. 

4. Di Amerika Serikat Negara Bagian Memiliki Kebebasan Untuk Menyelenggarakan Ujian Nasional. Pendidikan Terukur Tetapu Tidak Disamaratakan

Seperti yang kita ketahui Indonesia masih diributkan dengan adanya Ujian Nasional yang dijadikan sebagai tolak ukur kualitas pendidikan yang dimiliki oleh seorang siswa. Hal ini berbeda dengan Amerika yang membebaskan siswanya untuk mengekspresikan diri. Selain itu setiap negara bagian memiliki kebebasan untuk membuat standar kurikulum. Naum tetap saja standar kurikulum tersebut tak disama ratakan. Karena untuk masuk dalam sebuah kampus semua siswa harus mengikuti semua tes yang ada tanpa terkecuali. 

5. Di Singapura Perutakaan Dibuka 24 Jam Menjelang Ujian 

Di Singapura semua siswa yang menempuh pendidikan di fasilitasi dengan sarana yang memadai. Seperti halnya perpustakaan yang buka hingga 24 jam menjelang adanya sebuah ujian. Hal ini tentu saja sangat bermanfaat bagi mereka yang ingin belajar dengan tenang dan dilengkapi dengan buku buku yang dibutuhkan.

Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar