Ingin Jadi Pilot Setelah Sarjana, Ini Hal yang Harus Diperhatikan

shares |




Menjadi pilot adalah cita cita sebagian orang dari masih kecil hingga dewasa yang ingin dicapai. Kini terdapat sebuah pengkajian terbaru terkait menjadi seorang pilot setelah lulus dari Sarjana. Seperti yang kita ketahui sebelumnya hal tersebut memang tidak bisa. Namun kini kabarnya lulusan Sarjana atau yang bisa disebut dengan S1 dapat mengudarakan pesawat dengan beberapa persayaratan. 

Diungkapkan oleh Badan pengembangan Sumberdaya Manusia (BPSDM) Kementrian Perhubungan bahwa hal tersebut kini dalam masa pengkajian bersama lembaga lembaga yang terkaiy. Pihaknya juga mengungkapkan jika hal tersebut terjadi , maka lulusan sarjana hanya akan mengikuti pendidikan pilot selama kurang lebi 9 bulan saja. Hal ini lantaran para lulusan sarjana telah mendapatkan ilmu dasara selama 4 tahun ketika menempuh gelar sarjana. 

"Apa yang mereka sudah dapat, nanti tinggal meneruskan," ungkap Dw. Wahju Satrio Utomo. 

Selain itu hal yang perlu benar benar anda perhatikan adalah jurusan yang diperbolehkan untuk melanjutkan menjadi pilot, yakni diantaranya adalah jurusan Teknik Mesin, Teknik Penerbangan, Teknik Elektro dan sebagainya.Diluar jurusan tersebut maka akan memiliki peluang yang sangat kecil diterima dalam pendidikan menjadi pilot. 

Tak dapat dipungkiri memang terdapat perbedaan waktu pelatihan. Jika tidak berasal dari sarjana sesorang harus mengikuti pelatihan selama 18 bulan lamanya, hampir separuh waktu lebih banyak dari sarjana. Namun pada sarjana dituntut untuk mencapai jam simolator dan memiliki jam terbang mencapai 240 jam. 

"Pendidikan terbang umumnya 18 bulan, bisa saja ada persingkatan untuk beberapa item untuk siswa dari lulusan sarjana. Yang lama sebenarnya adalah jam simulator dan jam terbang yang harus dicapai yakni 240 jam," jelas Tommy.

Tak hanya jam terbang yang harus tinggi, siswa pilot diharuskan untuk memiliki lisensi PPL, CPL, dan IR. Dimana PPL adalah lisensi yang memberikan kemungkinan seoran pilot dapat melakukan penerbangan pribadi. Kemudian CPL adalah lisensi yang dapat digunakan ole ilot untuk menerbangkan pesawat komersil seperti di maskapai penerbangan. 

Untuk memperoleh CPL seorang siswa sekolah pilot harus memiliki lisensi PPl terebih dahulu. Sedangkan untuk memiliki lisensi MER, siswa harus dapat meraih ketiga lisensi yang telah disebutkan sebelumnya yakni PPL, CPL dan IR. 

Tommy mengungkapkan bahwa pelaksanaan siswa sekolah pilot yang dapat masuk dari lulusan sajana ini masih dalam kajian. Pihaknya masih menganalisis terkait jenjang pendidikan yang dimiliki oleh seorang sarjana hingga akhirnya dapat masuk dalam sekolah pilot. Meski demikian jika hal itu benar benar terjadi , maka akan membuat para serjana yang memiliki impian menjadi pilot yang tertunda dapat terwujudkan dengan secepatnya. 

Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar